Limbah makanan atau food waste merupakan salah satu penyumbang emisi gas rumah kaca terbesar di dunia. Pada awal tahun 2026, kesadaran rumah tangga di Indonesia untuk menghemat konsumsi pangan dan mengolah limbah dapur secara mandiri mulai mengalami peningkatan yang signifikan.
Ada lima kebiasaan sederhana yang mulai diadopsi oleh ibu rumah tangga: belanja dengan perencanaan yang matang (meal planning), menyimpan bahan makanan dengan metode penyimpanan yang benar (proper storage), memanfaatkan sisa makanan kreatif menjadi hidangan baru, memilah sampah organik untuk komposter, serta berbagi makanan surplus kepada tetangga.
Gerakan kecil di tingkat rumah tangga ini diharapkan dapat membantu mengurangi beban penumpukan sampah di tempat pembuangan akhir sekaligus menghemat biaya pengeluaran dapur sehari-hari.
Sumber: mediaindonesia.com