Dunia otomotif global dan domestik tengah mengalami pergeseran tren yang sangat dinamis, baik dari segi efisiensi mesin maupun estetika desain. Salah satu gebrakan terbesar datang dari pabrikan otomotif asal China, Geely, yang memperkenalkan teknologi hybrid cerdas terbaru bernama i-HEV. Sistem ini mengintegrasikan mesin konvensional dengan motor listrik mutakhir untuk menghasilkan efisiensi bahan bakar yang luar biasa, dengan klaim konsumsi hanya 2,22 liter untuk menempuh jarak 100 kilometer. Didukung oleh ekosistem "Full-Domain AI 2.0" serta arsitektur elektronik GEEA 3.0, teknologi ini digadang-gadang membawa lima keunggulan utama yaitu kecerdasan buatan yang lebih adaptif, efisiensi energi yang maksimal, performa bertenaga, serta jaminan keamanan dan keandalan yang tinggi lewat model kembaran digital "Xingrui AI Cloud Power 2.0".
Sementara itu, persaingan pasar kendaraan ramah lingkungan di dalam negeri juga semakin memanas, khususnya pada segmen mobil keluarga berkapasitas tujuh penumpang (7-seater). Kehadiran Wuling Eksion EV sebagai penantang baru langsung memicu komparasi ketat dengan BYD M6 yang sudah lebih dulu mengamankan posisinya di pasar MPV listrik Indonesia. Mengusung format SUV tangguh yang menawarkan fleksibilitas tinggi di berbagai medan jalanan tanah air, Wuling Eksion siap memberikan opsi baru bagi konsumen yang mendambakan ruang kabin lapang tanpa mengorbankan performa bertenaga listrik murni.
Ekspansi Motor Listrik dan Evolusi Desain Global Tidak hanya roda empat, pasar roda dua berbasis baterai di Indonesia juga bersiap menyambut pemain besar baru dari Asia Tenggara. Produsen otomotif terkemuka asal Vietnam, VinFast, secara resmi mengumumkan langkah strategisnya untuk memboyong tiga model sepeda motor listrik andalan mereka ke pasar Tanah Air. Langkah ekspansi masif ini dijadwalkan akan terealisasi sepenuhnya pada bulan Juni 2026 mendatang, mempertegas keseriusan brand tersebut dalam menggarap potensi pasar kendaraan listrik yang masif di Indonesia.
Di sisi lain, sebuah anomali menarik sedang terjadi pada kiblat kendaraan listrik dunia, China. Tren desain mobil listrik yang awalnya sangat mendewakan aspek futuristik radikal kini justru mulai berbalik arah ke gaya yang lebih fungsional. Perubahan paling mencolok terlihat pada mulai ditinggalkannya gagang pintu model tersembunyi (pop-up) yang sempat menjadi standar estetika EV modern. Sejumlah pabrikan besar di China dilaporkan memilih kembali menggunakan gagang pintu model konvensional pada jajaran produk teranyar mereka karena alasan kepraktisan, ketahanan cuaca, dan kenyamanan pengguna.
Aksi Kecepatan dari Lintasan MotoGP Spanyol Beralih ke panggung balap internasional, para pecinta adu kecepatan disuguhkan persaingan sengit dalam sesi pembuka Free Practice 1 (FP1) MotoGP Spanyol 2026 di Sirkuit Jerez. Setelah jeda libur kompetisi selama kurang lebih tiga pekan, para pebalap langsung tancap gas demi menemukan setelan basis motor terbaik mereka.
Fabio Di Giannantonio (Diggia) dari tim Pertamina Enduro VR46 sukses keluar sebagai yang tercepat dengan catatan waktu impresif 1 menit 36,954 detik.
Pebalap tangguh Marc Marquez menempel ketat di posisi kelima pada sesi pembuka tersebut.
Sesi ini menjadi indikator awal bahwa persaingan perebutan podium di daratan Spanyol akan berlangsung sangat ketat dan sulit diprediksi sepanjang akhir pekan.
Sumber: otomotif.kompas.com