Fasilitas perakitan bus listrik komersial milik PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) di Magelang, Jawa Tengah, resmi beroperasi. Langkah ini dipandang sebagai pencapaian vital dalam peta jalan industri otomotif nasional yang mulai beralih ke teknologi ramah lingkungan. Kehadiran pabrik ini diharapkan mampu mempercepat transisi energi bersih di sektor transportasi publik, sekaligus memangkas ketergantungan pada kendaraan berbahan bakar fosil.
Tantangan Ekosistem dan TKDN Presiden Direktur TMI sekaligus penggagas proyek mobil nasional I2C, Harsusanto, menegaskan bahwa peresmian fasilitas ini merupakan batu loncatan yang strategis untuk memperkuat fondasi industrialisasi dalam negeri. Kendati demikian, ia mengingatkan agar momentum ini tidak sekadar menjadi simbol seremonial semata. Menurutnya, keberlanjutan investasi di sektor kendaraan listrik sangat bergantung pada ekosistem penunjang yang solid di lapangan.
Ada beberapa faktor krusial yang harus segera diperkuat demi menjamin kelangsungan industri ini ke depan:
Kesiapan rantai pasok lokal dan pemenuhan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
Penguatan industri penunjang utama, khususnya produksi baterai kendaraan listrik.
Kepastian penyerapan produk oleh pemerintah daerah dan para operator transportasi publik.
Ketersediaan infrastruktur pengisian daya (charging station) yang memadai di berbagai daerah.
Dukungan Pemerintah Jadi Kunci Utama Harsusanto menambahkan, kendaraan komersial seperti bus listrik merupakan titik masuk yang paling realistis untuk membangun skala ekonomi industri EV nasional karena rute dan operasionalnya lebih terukur. Dukungan penuh dari pemerintah pusat menjadi sangat mutlak. Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto yang hadir langsung dalam peresmian tersebut menginstruksikan institusi negara dan pemerintah daerah untuk mulai memprioritaskan penggunaan kendaraan listrik produksi dalam negeri. Kebijakan ini diharapkan mampu menciptakan pasar awal yang stabil guna menguji daya saing produk lokal di pasar domestik sebelum melangkah ke skala global.
Sumber: otomotif.kompas.com