Sektor pariwisata Thailand kembali menunjukkan taringnya di kancah internasional pada pertengahan tahun ini. Kementerian Pariwisata dan Olahraga Thailand secara resmi merilis data terbaru yang menunjukkan lonjakan signifikan dalam jumlah kunjungan wisatawan mancanegara. Sepanjang periode 1 Januari hingga 20 Juni 2026, Negeri Gajah Putih tersebut dilaporkan berhasil menarik sebanyak 15.447.571 pelancong dari berbagai belahan dunia. Pencapaian luar biasa ini menegaskan posisi Thailand sebagai salah satu destinasi liburan paling diminati di kawasan Asia Tenggara.
Menteri Pariwisata dan Olahraga Thailand, Surasak Phancharoenworakul, mengungkapkan bahwa arus kunjungan yang masif ini didominasi oleh para pelancong dari kawasan Asia dan Eropa. Antusiasme yang tinggi dari para turis asing ini tidak hanya menghidupkan kembali industri perhotelan dan ekonomi lokal, tetapi juga memberikan kontribusi ekonomi yang sangat besar bagi negara. Berdasarkan laporan resmi, gelombang kunjungan tersebut berhasil menyumbang devisa yang fantastis, dengan total pengeluaran wisatawan asing mencapai 745,388 miliar baht atau setara dengan kurang lebih Rp 335,42 triliun.
Dampak Positif Festival Regional dan Performa Pasar Lonjakan kunjungan yang cukup signifikan tercatat pada pekan komparatif tanggal 14 hingga 20 Juni 2026. Momentum ini didorong kuat oleh adanya hari libur panjang Festival Perahu Naga yang dirayakan di Tiongkok, Hong Kong, dan Taiwan. Perayaan regional tersebut sukses mendongkrak akumulasi turis asal Tiongkok hingga menyentuh angka 2,54 juta jiwa secara keseluruhan. Selain itu, pasar jarak pendek (short-haul market) secara umum mencatatkan 373.263 kunjungan, sementara pasar jarak jauh (long-haul market) tumbuh impresif sebesar 7,40% dibanding pekan sebelumnya dengan kontribusi 134.870 kunjungan.
Secara kumulatif mingguan, Thailand menerima total 508.133 turis asing dalam periode tujuh hari tersebut, mengalami kenaikan sebesar 4,41% dengan rata-rata kedatangan harian mencapai 72.590 orang. Berikut adalah rincian performa dari lima negara kontributor turis terbanyak dalam sepekan:
Tiongkok: 83.796 orang (meningkat sebesar 7,82%)
Malaysia: 81.398 orang (meningkat tipis sebesar 0,39%)
India: 43.633 orang (mengalami penurunan sebesar 7,82%)
Singapura: 24.225 orang (mengalami penurunan sebesar 4,36%)
Taiwan: 21.043 orang (melonjak tajam sebesar 18,23%)
Meskipun baru saja mencatatkan performa mingguan yang gemilang berkat adanya libur tengah pekan di Malaysia dan festival budaya, pihak kementerian memprediksi akan terjadi perlambatan atau penurunan jumlah kedatangan pada pekan berikutnya. Tren penurunan ini dinilai wajar karena kecenderungan para pelancong untuk menunda perjalanan setelah masa libur panjang usai. Di samping itu, tantangan operasional seperti adanya pengurangan frekuensi penerbangan yang saat ini tengah membayangi pasar India juga diperkirakan akan memengaruhi volume kunjungan dalam jangka pendek.
Sumber: travel.detik.com