Institut Teknologi Sumatera (Itera) yang berlokasi di Lampung kembali bersiap menyambut calon talenta muda terbaik bangsa dalam Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) tahun akademik 2026/2027. Pada periode kali ini, Itera mengumumkan penyediaan kuota daya tampung yang cukup besar, yakni mencapai 5.275 kursi. Jumlah alokasi mahasiswa baru tersebut nantinya akan didistribusikan secara merata ke dalam 41 program studi (prodi) yang saat ini aktif diselenggarakan oleh pihak kampus.
Kepala Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Itera, Dr. Abdul Rajak, M.Si., menjelaskan bahwa penentuan jumlah daya tampung ini telah diperhitungkan secara matang. Keputusan ini diambil dengan menyelaraskan regulasi seleksi tingkat nasional serta kapasitas fasilitas akademik yang dimiliki oleh Itera saat ini. Langkah ini dirancang untuk memberikan akses pendidikan tinggi seluas-luasnya bagi masyarakat Indonesia tanpa mengorbankan kualitas dan mutu proses perkuliahan.
Persentase Alokasi Jalur Masuk dan Prodi Terfavorit Dalam pelaksanaannya, kuota 5.275 kursi tersebut dibagi ke dalam tiga jalur masuk resmi dengan persentase yang berbeda-beda:
Jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) mendapatkan alokasi sebesar 35 persen.
Jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) mendapatkan alokasi terbesar yaitu mencapai 60 persen.
Jalur Mandiri mendapatkan sisa alokasi kuota sebesar 5 persen.
Sebagai bahan pertimbangan bagi para calon pendaftar, Dr. Abdul Rajak juga membagikan data mengenai ketatnya persaingan pada periode sebelumnya. Berkaca dari pelaksanaan SNBP tahun 2025, Itera sukses menarik perhatian hingga 10.259 pendaftar dari berbagai penjuru provinsi di Indonesia. Dari puluhan prodi yang ada, terdapat lima program studi yang tercatat memiliki jumlah peminat paling tinggi dan menjadi favorit utama para calon mahasiswa, yaitu:
Farmasi: 1.202 peminat
Teknik Informatika: 918 peminat
Teknik Pertambangan: 830 peminat
Teknik Industri: 701 peminat
Teknologi Pangan: 455 peminat
Data historis peminat dari tahun sebelumnya tersebut diharapkan dapat menjadi rujukan berharga bagi para lulusan SMA, MA, atau SMK sederajat dalam menentukan strategi pemilihan program studi. Kendati demikian, Abdul Rajak mengingatkan agar para calon mahasiswa tetap rasional dan memprioritaskan pilihan mereka berdasarkan minat pribadi, bakat, serta kemampuan akademik yang dimiliki masing-masing individu.
Jadwal Penting Tahapan SNPMB 2026 Rangkaian proses seleksi berskala nasional ini sudah mulai berjalan di awal tahun 2026. Saat ini, tahapan krusial yang sedang berlangsung adalah registrasi akun SNPMB bagi pihak sekolah, yang telah dibuka sejak tanggal 5 Januari dan akan ditutup pada 26 Januari 2026. Ketepatan pengisian data sekolah dan verifikasi nilai rapor siswa dinilai menjadi kunci utama kelulusan pada jalur prestasi ini.
Setelah tahapan registrasi sekolah selesai, giliran para siswa yang diwajibkan untuk mendaftarkan dan mengaktifkan akun SNPMB mandiri mereka. Proses registrasi akun bagi siswa dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 12 Januari hingga ditutup pada 18 Februari 2026. Selanjutnya, pendaftaran resmi untuk jalur SNBP akan dibuka pada 3 hingga 18 Februari 2026, di mana hasil kelulusan para peserta yang beruntung akan diumumkan secara serentak pada tanggal 31 Maret 2026 mendatang.
Sumber: kompas.com