Kejuaraan BMX Supercross Banyuwangi: Komet Sukprasert Buru Poin Olimpiade 2028 di Sirkuit Muncar

Kejuaraan BMX Supercross Banyuwangi: Komet Sukprasert Buru Poin Olimpiade 2028 di Sirkuit Muncar

Ajang balap sepeda internasional kembali menggeliat di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Pebalap BMX terkemuka asal Thailand, Komet Sukprasert, turut ambil bagian dalam kejuaraan yang digelar di BMX Supercross International Circuit Muncar. Kehadiran atlet berusia 25 tahun yang dikenal sebagai salah satu pebalap BMX tercepat di Asia ini menjadi sorotan utama dalam kategori Men Elite. Komet secara terbuka menyatakan bahwa partisipasinya di Banyuwangi merupakan langkah strategis untuk mengumpulkan poin penting demi mengamankan tiket kualifikasi menuju Olimpiade UCI 2028 yang akan diselenggarakan di Los Angeles, Amerika Serikat.

Sirkuit Berstandar Internasional Menjadi Daya Tarik

Bagi Komet, ini merupakan kunjungan keduanya ke sirkuit yang berada di ujung timur Pulau Jawa tersebut. Ia mengaku sangat terkesan dengan transformasi signifikan yang dialami oleh lintasan Muncar dibandingkan dengan kondisi saat dirinya pertama kali bertanding di sana sekitar tujuh tahun lalu. Menurutnya, trek yang ada saat ini jauh lebih panjang, menantang, dan telah memenuhi standar internasional kelas dunia. Pernyataan senada juga disampaikan oleh pelatih Thailand Cycling Association, Herve Krebs. Herve mengungkapkan bahwa karakter sirkuit Muncar yang menantang sangat ideal untuk dijadikan sarana uji coba dan latihan kompetitif bagi timnya, terutama dalam mempersiapkan diri menghadapi Kejuaraan Nasional Thailand serta ajang SEA Games mendatang.

Komet Sukprasert menargetkan kemenangan penuh demi mendongkrak poin kualifikasi Olimpiade LA 2028.

Sirkuit Muncar mengalami peningkatan kualitas signifikan dalam tujuh tahun terakhir dan kini berstatus standar UCI.

Delegasi internasional yang berpartisipasi pada kompetisi tahun ini berasal dari tiga negara sahabat, yaitu Thailand, Singapura, dan Filipina.

Komitmen Banyuwangi Terhadap Sport Tourism

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menegaskan bahwa kompetisi Banyuwangi BMX Supercross ini telah menjelma menjadi agenda tahunan yang sangat dinantikan oleh para pesepeda profesional dari berbagai negara. Meskipun dihadapkan pada tantangan efisiensi anggaran daerah, pemerintah kabupaten berhasil menyelenggarakan acara ini berkat kolaborasi erat dan sinergi dari berbagai pihak terkait. Ipuk menyatakan komitmennya untuk terus konsisten menggelar ajang olahraga internasional sebagai bagian dari strategi mempromosikan Banyuwangi sebagai destinasi sport tourism yang ramah, sekaligus menjadi rumah yang nyaman bagi para atlet dan pencinta balap sepeda dari seluruh penjuru dunia.

Sumber: detik.com