Gaya hidup masyarakat urban yang cenderung sibuk dan menuntut mobilitas tinggi membuat sebagian besar individu yang tinggal sendiri di apartemen atau kos merasa rentan terhadap kesepian. Di tahun 2026, fenomena mengadopsi kucing (cat ownership) mengalami lonjakan yang cukup besar di kota-kota metropolitan Indonesia.
Kucing dinilai sebagai hewan peliharaan yang sangat cocok dengan karakteristik hunian vertikal yang terbatas. Selain tidak memerlukan area bermain yang sangat luas, kucing memiliki sifat mandiri namun tetap mampu memberikan kehangatan serta hiburan emosional melalui dengkurannya yang menenangkan.
Merawat kucing kesayangan sepulang kerja terbukti dapat menurunkan tekanan darah serta melepaskan hormon oksitosin yang meredakan stres mental bagi pemiliknya.
Sumber: mediaindonesia.com