Menjelang Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Ajak Masyarakat Beri Kritik dan Masukan demi Evaluasi Internal

Menjelang Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Ajak Masyarakat Beri Kritik dan Masukan demi Evaluasi Internal

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bersiap memperingati Hari Bhayangkara ke-80 yang jatuh pada 1 Juli mendatang. Menjelang momentum bersejarah tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara terbuka mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memberikan masukan, kritik, maupun saran terhadap kinerja kepolisian. Langkah ini dinilai sebagai upaya konkret institusi berbaju cokelat tersebut untuk berbenah diri dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di seluruh penjuru tanah air.

Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa setiap aspirasi dan keluhan dari masyarakat akan dijadikan sebagai bahan evaluasi penting demi perbaikan internal Polri ke depan. Melalui keterbukaan ini, Polri berharap dapat menyerap langsung apa yang menjadi harapan riil warga, sekaligus mempersempit jarak antara aparat penegak hukum dan masyarakat yang mereka ayomi. Pihak kepolisian juga mengonfirmasi bahwa gladi resik dan persiapan teknis jelang puncak acara telah berjalan dengan matang di berbagai wilayah.

Rangkaian Kegiatan dan Semangat 'Polri untuk Masyarakat'

Dalam rangka menyemarakkan HUT Bhayangkara tahun ini, Polri menggelar serangkaian kegiatan yang berorientasi sosial, mulai dari bakti kesehatan, aksi sosial, hingga ajang kreativitas seni budaya. Mengusung tema besar "Polri untuk Masyarakat", korps bhayangkara berkomitmen untuk menghadirkan program-program yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh publik secara luas.

Beberapa agenda yang sedang dan akan dilaksanakan antara lain:

Bakti kesehatan gratis untuk masyarakat kurang mampu di berbagai daerah.

Kegiatan bakti sosial berupa penyaluran bantuan pokok ke kawasan pelosok.

Gelaran festival seni dan budaya sebagai wadah kreativitas generasi muda.

Turnamen e-sport berskala regional untuk merangkul komunitas digital.

Selain agenda sosial, antusiasme juga terlihat dalam pekan olahraga tahunan yang digelar sebagai bagian dari rangkaian perayaan. Kompetisi olahraga kali ini tercatat diikuti oleh 6.698 atlet dari berbagai unsur internal maupun eksternal yang bertanding dalam delapan cabang olahraga. Kapolri menekankan bahwa seluruh rangkaian acara ini bukan sekadar seremonial, melainkan jembatan untuk memperkuat sinergi dan memastikan kehadiran Polri benar-benar berdampak positif bagi masyarakat.

Sumber: news.detik.com