Pertahankan Posisi Kedua Nasional, Daihatsu Amankan Pangsa Pasar 16,3 Persen hingga April 2026

Pertahankan Posisi Kedua Nasional, Daihatsu Amankan Pangsa Pasar 16,3 Persen hingga April 2026

Pasar otomotif nasional menunjukkan pergerakan yang dinamis sepanjang awal tahun ini. Di tengah persaingan yang ketat tersebut, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) berhasil menorehkan rapot hijau dengan mencatatkan angka penjualan ritel yang solid. Hingga periode April 2026, agen pemegang merek raksasa otomotif asal Jepang ini sukses memasarkan sebanyak 46.953 unit kendaraan kepada konsumen di seluruh Indonesia. Raihan tersebut membawa Daihatsu mengamankan pangsa pasar (market share) sebesar 16,3 persen, sekaligus memperkokoh posisi perusahaan di peringkat kedua dalam peta penjualan otomotif roda empat nasional.

Dominasi Kendaraan Terlaris dan Segmen Terjangkau

Keberhasilan Daihatsu dalam menjaga stabilitas penjualan ini ditopang kuat oleh performa lini produk andalan mereka di beberapa segmen strategis. Pada sektor kendaraan komersial ringan (entry commercial), Daihatsu Gran Max masih menjadi tulang punggung utama dengan menguasai pangsa pasar yang sangat dominan sebesar 63,3 persen. Sementara itu, pada kategori kendaraan penumpang, duet mobil murah ramah lingkungan (LCGC) Daihatsu Sigra dan Ayla berhasil memikat hati masyarakat dengan raihan market share mencapai 36,8 persen. Tidak ketinggalan, di segmen Low SUV dengan rentang harga Rp 300 jutaan, Daihatsu Terios juga tampil impresif dengan mengantongi pangsa pasar sebesar 30,4 persen.

Secara keseluruhan, kontribusi produk-produk ini menempatkan Daihatsu di urutan pertama untuk segmen kendaraan dengan harga di bawah Rp 300 juta dengan total market share 32 persen. Jika dikerucutkan pada kendaraan bermesin pembakaran internal (ICE) di rentang harga yang sama, dominasi Daihatsu semakin tidak tergoyahkan dengan penguasaan pangsa pasar hingga 38 persen. Sri Agung Handayani, selaku Marketing Director dan Corporate Communication Director PT ADM, menyampaikan apresiasi mendalam atas loyalitas konsumen Indonesia yang terus mempercayakan mobilitasnya kepada Daihatsu di tengah situasi pasar yang terus berubah.

Strategi Jangkauan Wilayah dan Kekuatan Layanan Purnajual

Kontribusi penjualan di wilayah rural atau remote area mencapai 46 persen, melampaui rata-rata pasar nasional yang berada di angka 33 persen.

Wilayah di luar Jabodetabek menyumbang porsi terbesar hingga 81 persen dari total penjualan, jauh di atas rata-rata industri sebesar 67 persen.

Menempati posisi nomor dua di berbagai wilayah utama Indonesia, meliputi Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, hingga kawasan Indonesia Bagian Timur (IBT).

Selain keunggulan produk yang ekonomis dan fungsional, faktor penentu keberhasilan Daihatsu terletak pada penetrasi pasarnya yang sangat dalam hingga ke daerah pelosok. Berdasarkan data internal, kekuatan penjualan perusahaan tidak hanya berpusat di kota-kota besar. Untuk mendukung volume penjualan yang masif ini, Daihatsu mengandalkan kekuatan infrastruktur purnajual yang sangat luas di seluruh nusantara. Saat ini, jaringan operasional perusahaan telah didukung oleh lebih dari 260 outlet resmi, 170 bengkel resmi, 320 armada Daihatsu Mobile Service (DMS), serta 3.320 part shop yang tersebar di lebih dari 500 kota dan kabupaten di Indonesia, menegaskan komitmen jangka panjang mereka dalam menyediakan solusi mobilitas yang andal dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Sumber: otomotif.kompas.com