Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) resmi membuka gelaran Pekan Olahraga Polri dan turnamen Kapolri Cup 2026 pada Minggu (28/6/2026) pagi. Agenda besar ini diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian perayaan menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang akan jatuh pada Juli mendatang. Acara pembukaan yang berlangsung di Markas Polda Metro Jaya tersebut dihadiri oleh jajaran petinggi Polri, jajaran menteri Kabinet Merah Putih, serta pejabat daerah yang menunjukkan sinergi kuat antar-instansi dalam mendukung kemajuan olahraga nasional.
Sinergi Lintas Sektor dan Kehadiran Tokoh Penting Berdasarkan pantauan di lokasi pada pukul 09.17 WIB, peresmian pembukaan pekan olahraga ini diwakili oleh Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo. Momentum simbolis ini juga didampingi oleh sejumlah menteri dan pejabat tinggi negara, di antaranya Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, serta Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto. Selain itu, turut hadir Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menkopolkam) Djamari Chaniago dan Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno. Sebelum seremonial dimulai, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sempat menyambangi Polda Metro Jaya setelah mengikuti kegiatan olahraga bersama masyarakat di area Car Free Day (CFD), yang juga dirangkaikan dengan kegiatan bakti sosial dan layanan kesehatan gratis.
Dalam keterangannya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa kejuaraan Kapolri Cup 2026 ini bukan sekadar ajang perayaan internal, melainkan sebuah wadah strategis untuk menjaring dan mempersiapkan talenta muda berbakat di bidang olahraga. Kapolri berharap kompetisi ini mampu menjadi batu loncatan bagi para atlet sebelum mereka berlaga di ajang yang lebih tinggi, baik di tingkat regional maupun internasional.
Menjadi ajang seleksi dan perekrutan atlet-atlet baru yang potensial.
Menjadi wadah uji coba atau 'try out' resmi sebelum para atlet berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON).
Mempersiapkan kesiapan mental dan fisik atlet menuju kompetisi internasional seperti SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade.
Kompetisi Inklusif Diikuti Ribuan Peserta Sementara itu, Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo memaparkan bahwa Kapolri Cup 2026 kali ini dikonsep secara inklusif dengan melibatkan total 6.698 atlet. Jumlah peserta yang masif ini tidak hanya berasal dari internal Korps Bhayangkara, melainkan juga membuka pintu keterlibatan bagi personel TNI serta masyarakat umum. Sebanyak delapan cabang olahraga prestasi akan dipertandingkan dalam kompetisi tahun ini, yaitu:
Bola Basket
Bulu Tangkis
Judo
Menembak
Indoor Skydiving
Tenis Lapangan
Taekwondo
Karate
Komjen Dedi Prasetyo berpesan kepada seluruh peserta dan perangkat pertandingan agar selalu mengedepankan nilai-nilai sportivitas selama turnamen berlangsung. Kejuaraan ini diharapkan dapat melahirkan prestasi-prestasi baru yang membanggakan, sekaligus mempererat tali silaturahmi dan soliditas antara Polri, TNI, dan seluruh lapisan masyarakat Indonesia.
Sumber: news.detik.com