Kepolisian Resor (Polres) Metro Jakarta Pusat memilih cara yang dinamis dan menyegarkan dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-80 tahun ini. Alih-alih menggelar upacara formal belaka, pihak kepolisian menggelar ajang lari malam bertajuk 'Night Run' yang berpusat di depan Mapolres Metro Jakarta Pusat pada Jumat, 26 Juni 2026 malam. Kegiatan ini sengaja dirancang untuk mengajak lapisan masyarakat berkompetisi secara sehat sekaligus menanamkan nilai-nilai sportivitas di ruang publik.
Agenda olahraga malam ini berlangsung semarak dengan kehadiran 80 peserta yang telah melewati proses seleksi ketat. Para pelari tersebut merupakan perwakilan terbaik yang diutus dari 8 wilayah kecamatan yang berada di bawah naungan administrasi Jakarta Pusat. Antusiasme tinggi tampak dari para peserta yang sejak sore hari telah memadati area start untuk mengikuti rangkaian acara yang menjadi bagian penting dari perayaan hari ulang tahun kepolisian nasional tersebut.
Membangun Sinergi Lewat Pola Hidup Sehat Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Reynold EP Hutagalung, menjelaskan bahwa inisiatif 'Night Run' ini merupakan perwujudan nyata dari konsep pemolisian masyarakat (community policing). Melalui kegiatan yang positif, rekreatif, dan menyehatkan, Polri ingin meruntuhkan sekat pembatas dan membaur langsung dengan warga yang mereka ayomi secara harian.
Berikut adalah sejumlah poin penting utama dari pelaksanaan kegiatan tersebut:
Menjadi wadah interaksi informal yang positif dan sehat antara aparat kepolisian dan warga Jakarta Pusat.
Mengampanyekan pentingnya menjaga pola hidup sehat serta kebugaran fisik di tengah padatnya aktivitas perkotaan.
Memperkuat sinergi dan kolaborasi jangka panjang dalam menjaga stabilitas keamanan serta ketertiban wilayah secara swadaya.
Menurut Kombes Reynold, esensi dari kegiatan ini melampaui sekadar perlombaan fisik di lintasan aspal. Melalui momentum peringatan HUT Bhayangkara ke-80 ini, jajaran Polres Metro Jakarta Pusat menaruh harapan besar agar seluruh elemen masyarakat terus berjalan beriringan bersama kepolisian. Sinergitas ini dinilai krusial demi memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah ibukota, khususnya Jakarta Pusat, dapat senantiasa terjaga dalam kondisi yang aman, tertib, dan kondusif.
Sumber: news.detik.com